0

Assalamualaikum....
Sekedar berbagi artikel...

1. Laki-laki Beragama dan Taat Beribadah

Setiap wanita selalu mendambakan seorang laki-laki yang beragama dan taat berribadah. Karena lelaki yang shalih sangat berpotensi mampu memberi jaminan rasa aman kepada masa depan keluarganya dan bertanggung jawab dalam membina rumah tangga serta mendidik anak-anaknya. Bila mencintai akan menjadi mulia siapapun yang dicintainya, dan bila membenci tidak akan mendzaliminya. Laki-laki yang baik agamanya akan memelihara keluarganya agar tidak terjerumus kedalam perbuatan terkutuk dan tindakan tercela yang bisa menghancurkan harga diri keluarga dan memporak-porandakan bangunan rumah tangga.
Dengan agama, ketangguhan dan amanah bisa terbentuk. Dan demikian itu menjadi landasan utama dan penentu suksesnya hidup rumah tangga. Cobalah perhatikan puteri Nabi Syu’aib ‘alahissalam ketika mengajukan kepada orang tuanya agar mengangkat Nabi Musa ‘alahissalam sebagai pekerja, yang akhirnya nanti menjadi pasangan hidupnya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala ;
“Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: “Ya bapakku, ambillah ia sebagai orang yang akan bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya” (QS)AL-Qashash [28] : 26)
2. Lelaki Berkepribadian Tangguh, Berpendirian Teguh dan Suka Bekerja Keras.
Wanita sangat mencintai lelaki yang berkepribadian tangguh dan berpendirian teguh. Karena tabiat wanita yang lemah dan membutuhkan pendamping yang tangguh dan kuat serta siap melindungi dan mengayomi dari segala marabahaya yang sewaktu-waktu menghampirinya.
Laki-laki yang kuat bukanlah lelaki diktator yang serba ingin menang sendiri, namun laki-laki kuat adalah seorang suami yang mampu menghadapi berbagai macam tantangan dan problematika hidup, rajin bekerja untuk menafkahi keluarga, tegas dalam kebenaran serta mencintai segala kebaikan. Sehingga ia mampu meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dan memberi hak sesuai porsinya.
3. Lelaki Penuh Perhatian dalam Memahami Tabiat dan Perasaan Wanita

Dikirim pada 15 Oktober 2010 di Renungan

Assalamualaikum,
Sahabat, karakter pertama dari seorang Munafik adalah al Kidzb
Imam Ibnu Taimiyyah berkata: “Al Kidzb (dusta) adalah salah satu rukun (elemen) dari kekufuran.” Selanjutnya beliau menuturkan bahwa jika Allah menyebut nifak dalam Al Qur’an, maka Dia menyebutkannya bersama dusta (al kidzb). Dan apabila Allah menyebut al kidzb, maka kata nifak disebutkan bersamanya. “Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.”(QS. Al Baqarah : 9-10). ”Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah." Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.” (QS. Al Munafiqun: 1)
Demikian juga apabila Allah menyebut tentang nifak, maka disebut pula qillatudz zikr (sedikit berdzikir kepada Allah). “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali “(QS. An Nisaa :142).
Sedangkan jika Allah meyebut tentang iman, disebut juga dzikrullah (mengingat Allah). ”Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. Al Munafiqun : 9).
Di dalam Kitab Shahih Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw bersabda: “Tanda orang munafiq ada tida, salah satunya adalah jika berbicara dia dusta.” (Diriwayatkan oleh Imam Bukhari pada Kitab Al Iman, Bab ‘Alamah al Munafiq, juz 1/11 (Fathul Bahri), juga diriwayatkan oleh Imam Muslim pada Kitab Al Iman, Bab Bayan Khishaal Al Munafiq, juz II, Jilid I, hlm. 46 (Syarh An Nawai). Keduanya dari Abu Hurairah r.a)
Dusta merupakan karakter yang secara kongkret membuktikan bahwa pelakunya telah terjangkiti “virus” nifak. Demikian pula halnya orang yang berdusta dengan cara bergurau (main-main) –meski sebagian orang telah meremehkan hal ini. Hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan Imam ahmad dalam kitab Musnad-nya dengan sanad jayid (baik), yang berbunyi:
“Celakalah bagi orang yang berbicara (bercerita) lalu berbohong agar orang-orang tertawa dengan cerita dustanya itu. Celaka baginya, celaka baginya, celaka baginya.”
Waallahu’alam
Wassalamualaikum

Dikirim pada 11 Oktober 2010 di Renungan

Assalamualaikum wrwb.
Sahabat, mau update blog nie.
Kali ini mau nulis tentang "Munafiqun", yaitu orang orang munafik. Apa sie Munafik itu. Beberapa ciri orang munafik adalah : Bila Berkata selalu berdusta, Bila berjanji selalu mengingkari, bila dipercaya selalu berkhianat. Di dunia maya ini tanpa kita sadari ternyata banyak orang2 munafik berkeliaran, kita patut waspada karena secara kasat mata sulit dideteksi.
Ibn Juraij mengatakan, “Ucapan orang munafik selalu berbeda dengan perbuatannya. Apa yang ia sembunyikan selalu berbeda dengan apa yang ia tampakkan. Bathinnya berbeda dengan dhohirnya dan kehadirannya berbeda dengan ketidakhadirannya. Karena itu, nifaq i’tikhadi menjadikan pelakunya kafir dan keluar dari keimanan. Kemunafikan tipe inilah yang ada pada orang-orang munafik di masa Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam."
Dalam suatu riwayat disebutkan:
Dari Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah Shallahu Alaihi Wasallam, bersabda :
“Ada empat perkara yagn apabila terkumpul pada diri seseorang, maka ia adalah orang munafik tulen. Dan barangsiapa yang hanya terkumpl salah satu darinya, maka ia telah memiliki tabiat orang munafik sampai ia dapaat meninggalkannya. Yaitu, jika ia dipercaya, maka ia berkhianat, jika berbicara ia berdusta, jika berjanji ia akan ingkar janji, jika berseteru ia akan ber buat keji”.
Sifat2 orang munafik ini juga telah diabadikan dalam Alquran surat ke 63 (al Munafiqun)
Kami hanya menghimbau kepada sahabat CyberMQ untuk menjahui sifat2/perbuatan2 orang munafik terebut, jangan lakukan sifat2/perbuatan tsb dengan alasan apapun.
Kami hanya bisa berdoa semoga orang2 munafik segera bertobat...
Wassalamualaikum wrwb.

Dikirim pada 09 Oktober 2010 di Renungan


Bismillahirrahmanirrahiim...


Pagi tadi satu abad muktamar Muhammadiyah di buka di Yogyakarta.
Berikut wasiat dan nasihat KH Ahmad Dahlan, sangn pendiri gerakan Muhammadiyah.


Tulisan di Papan Tulis Dekat Tempat Tidur KH. Ahmad Dahlan


Tulisan ditulis dengan berbahasa arab yang artinya:


“Hai Dahlan, sungguh di depanmu pasti kau lihat perkara yang lebih besar dan mematikan,mungkin engkau selamat atau sebaliknya akan tewas.


Hai Dahlan, bayangkan kau sedang berada di dunia ini sedirian beserta Allah dan dimukamu ada kematian, pengadilan amal, surga, dan neraka. Coba kau piker, mana yang paling mendekati dirimu selain kematian. Mereka yang menyukai dunia bisa memperoleh dunia walaupun tanpa sekolah. Sementara yang sekolah dengan sungguh-sungguh karena mencintai akhirat ternyata tidak pernah naik kelas. Gambaran ini melukiskan orang-orang yang celaka di dunia dan akhirat sebagai akibat dari tidak bisa mengekang hawa-nafsunya. Apakah kau tidak bisa melihat orang-orang yang mempertuhankan hawa nafsu?”

Sumber:Mulkhan, Munir, Prof. Dr. SU. 2007. Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Yogyakarta: Penerbit Suara Muhammadiyah.

Dikirim pada 03 Juli 2010 di Renungan
Awal « 1 2 3 4 » Akhir


connect with ABATASA