0
Dikirim pada 23 Februari 2010 di Renungan

Bismillahirramannirrahiim..


Salah satu dimensi kecerdasan ruhani terletak pada nilai kejujuran yang merupakan mahkota kepribadian orang-orang mulia yang telah dijanjikan akan memperolah limpahan nikmat-Nya.

Kejujuran adalah komponen ruhani yang memantulkan berbagai sikap terpuji (honorable, respectable, creditable, maqomam mahmuda). Mereka berani menyatakan sikap secara trasparan, terbebas dari segala kepalsuan dan penipuan (free from froud or deception). Hatinya terbuka dan selalu bertindak lurus. Sehingga mereka memiliki keberanian moral yang sangat kuat. Seorang sufi terkenal, yaitu al-Qusyairi mengatakan bahwa siddiq adalah orang yang benar dalam semua kata, perbuatan dan keadaan batinnnya.

Kejujuran bukan datang dari luar, tetapi ia adalah bisikan qalbu yang secara terus menerus mengetuk-ngetuk dan memberikan percikan cahaya ILahi. Ia merupakan bisikan moral luhur yang didorong gelora cinta kepada ILahi. Kejujuran bukan sebuah keterpaksaan, melainkan sebuah panggilan dari dalam dan sebuah keterikatan.

"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur)."(Qs: At-Taubah:119)

"Janganlah kalian mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu."(Qs:Al-Maidah:48)

Wassallam,

 

*)Kecerdasan Ruhaniah by KH Toto Tasmara



Dikirim pada 23 Februari 2010 di Renungan
comments powered by Disqus


connect with ABATASA